PILKADES DESA SINDANGSARI KECAMATAN CISOMPET; SUARA KAMI SUARA RAKYAT

PILKADES DESA SINDANGSARI KECAMATAN CISOMPET; SUARA KAMI SUARA RAKYAT


Kali pertama aku mengikuti pemilihan umum kepala desa dikampungku karena usiaku yang sudah cukup umur mempunyai hak suara. Kali pertama pula aku semakin tahu bagaimana seluk beluk manis kejamnya para manusia berusaha berebut kursi pemimpin.
Jika hidup nyatanya kejam, hidup didunia politik lebih kejam lagi. Banyak cara dihalalkan untuk menjadi penguasa. Sekalipun, akan banyak luka yang digoreskan sekalipun akan banyak dosa yang dihasilkan. Asal menjadi penguasa, semuanya akan dikorbankan.

Walau begitu, semua kembali kepada niat kita memimpin. Kita sebagai masyarakat hanya akan terus berharap dan berharap menemukan sosok “pemmpin” yang benar-benar amanah dan mempedulikan hak kesejahtraan rakyat. Untuk catatan “pemimpin bukanlah ia yang memiliki wewenang atas segala hal, justru ialah orang yang memiliki peran besar dalam melayani masyarakat. Bukan sebaliknya”.


Pilihan kita sekarang akan menentukan bagaimana nasib desa dan masyarakat selanjutnya. Namun, tidak ada kata akhir untuk kata demokrasi, tidak ada kata akhir untuk berani bersuara.
Selamat datang kepala desa yang baru.
Selamat datang pemimpin terpilih kepala Desa Sindangdari periode 2017-2022.
Selamat melanjutkan perjuangan.
Selamat mengemban amanah.
Selamat bertanggungjawab dengan semua usaha awalnya.
Semoga amanah, “bersih”, dan bisa menjadi penggerak perubahan bagi desa kami, masyarakat yang rindu seorang “pemimpin”. Semoga tidak lupa dengan apa yang sempat diucap, semoga tidak ingkar dengan apa yang dijanji.
Semoga selalu ada niat baik dalam diri kita, terutama memperbaiki diri kita juga kampung halaman kita. Siapapun itu. Saya tidak akan berhenti menyuarakan hak yang lebih baik untuk daerah saya sendiri, kelak untuk anak cucu kita nanti yang saya tidak ingin mereka merasakan “keterbelakangan” desa kita baik itu dari segi sarana dan prasarana daerah terutama dalam segi pendidikan bagi anak-anak yang sebenarnya mereka adalah cikal bakal penerus bangsa, pembawa perubahan.

Saya pribadi, memohon maaf apabila mempunyai salah kata selama menyampaikan aspirasi untuk calon pemimpin dan kemajuan desa. Semoga aspirasi saya sekarang bisa didengar oleh pemimpin yang baru.


BATUSARI, CISOMPET, GARUT
23 MEI 2017

RAHMIA KHOERUNNISA

Rahmia Khoerunnisa