KATA-KATA KATANYA SEORANG WANITA



Untuk kamu yang terlalu cinta dan berani meninggalkan suka di masa mudamu.

Tidak lagi selalu disisimu, kini aku bukanlah menjadi seseorang yang kau selalu utamakan. Bahkan bisa saja tak akan lagi kau hargai atas keberadaanku yang sedikit demi sedikit merubah kebiasaanmu yang terbiasa aku ada.
Kadang memang perlahan-lahan aku harus bisa beradaftasi dengan keadaan baru ini, dan aku yakin waktu akan menyembuhkannya. Waktu akan menuntutku terbiasa semua tanpa kamu.
Kadang aku cemburu, terhadap semua orang yang bisa membuatmu tertawa. Kini, bukan aku yang menjadi peran pertama yang membuatmu bahagia. Ada banyak orang yang sekarang akan melupakan sedikit rasa susah dihatimu, walau kau tidak menceritakan pada mereka. Akan ada banyak orang yang akan lebih banyak menghabiskan waktumu ketimbang denganku. Ya, aku cemburu.
Aku teralu naif, bisa dikatakan overprotektif. Dan karena kamulah yang membuatku seperti itu. Namun, masalah perubahan kita berdua hanyalah masalah kecil yang ada, namun sungguh mengganggu hati. Jalan hidupku, masa depanku, keluargaku adalah yang terpenting saat ini.
Teruntuk masa depanku, masa depan denganmu atau bahkan tanpamu aku rela mengorbankan banyak hal. Termasuk meninggalkan masa mudaku seperti kamu yang sekarang belum memikirkan bagaimana setengah matinya bersaing menjadi manusia.
Mati rasa karena terlalu luka, membuat satu pertanyaan muncul dalam benakku “Apakah cinta yang kulakukan ini adalah benar dan apakah aku memperjuangkan cinta kepada orang yang salah?”
Cinta dan perjuangan, katanya bisa berjalan beriringan. Untuk keduanya menemukan jawaban, ku kira waktu tidak perlu lagi menjawab karena aku tau, dari cinta yang serius tak akan muncul pertanyaan seperti itu.
Tanpamu, hidup akan berjalan sebagai mestinya.


July, 16 2017

Rahmia Khoerunnisa