PUISI; FOLK




 



Pagi petang penjarakan diri
Pada ruang penuh emosi
Tawa, banyak pilu
Hanya untuk sendiri
Lalu, kita tak perduli
Antara karena materi
Atau untuk mengembara mimpi


Hilang hari datang pagi
Sambut penat kembalikan asa
Rasa merdeka
Sudah lupa lagi nodanya
Jua hidup tak temukan
Kembali tulus senyumnya

Sisa harapan jadi nyawa si raga
Kau tertipu manisnya dunia
Padahal kau tahu
Bumi kita tempat berdansa
Bagi manusia tanpa nurani
Tanpa peduli akan esok hari.

Menarilah, rayakan kehidupan palsumu.

RK

07 OKTOBER 2017

Rahmia Khoerunnisa