LUKA LIKU PEREMPUAN #1


LUKA LIKU PEREMPUAN
BAGIAN I




Perempuan, dalam menjalani sebuah asmara ia akan lebih menggunakan perasaannya dibanding logika dan akal pikirnya. Dan itu bukan berarti pria dengan bebas melakukan hal yang tanpa ia sadari menyakiti. Tidak sedikit. Banyak perempuan yang menurutku "baik" selalu disia-siakan. Entah karena pria menganggap perempuan itu lemah (perasa) jadi dengan mudah ia luluh kembali, atau karena pria itu memang sengaja mempermainkan perempuan, menganggap dirinya mempunyai patriaki sehingga ia bisa dengan mudah mematahkan hati perempuan dan menemukan perempuan lain. Padahal perempuan "baik" tidak akan datang dua kali, sekali pun nanti seseorang pria menemukan yang terakhir dalam pencariannya. Ia tak akan menemukan kembali perempuan "baik" yang setulus dirinya. Tulus menerima segala kekurangan sifat dan perlakuannya. Ternyata rumus dari menerima apa adanya itu rumit dan sukar dilakukan. Walau kuncinya aku perempuan tidak sempurna, begitu pun kamu (pria) jauh dari sempurna.


Semua hal yang dianggap pria itu biasa sebenarnya adalah sebuah bentuk rasa penghargaan bagi perempuan agar ia dianggap keberadaannya. Tidak sedikit pula, banyak wanita menunggu sebuah kepastian yang tidak pasti, karena memang benar satu-satunya yang tidak pasti adalah ketidakpastiaan. Rasa sakit yang dialami perempuan selalu berbeda-beda sebabnya. Ku kisahkan untuk kalian yang membaca, mungkin jadi inspirasi, mungkin jadi sebagai pelajaran juga supaya kalian bisa berhati-hati, bisa tegas dalam urusan hati dan semua bagian-bagian kisah ini ku ambil dari berbagai narasumber. Selamat membaca dan menunggu bagian-bagiannya.


terimakasih.
RK

Rahmia Khoerunnisa