PEREMPUAN JAHAT; LUKA LIKU PEREMPUAN III


PELAKOR (re: perempuan jahat) Sebutan ini kayanya emang lagi marak banget ya di Indonesia. Sepertinya udah jadi trend dan bodohnya mereka yang menjadi orang ketiga dengan bangganya menjadi perebut punya orang, apalagi ini suami. Udah sakral gak boleh diganggu-ganggu, apalagi direbut tanpa izin, jahat ya para perempuan yang kaya gitu, padahal sama-sama perempuan:")


Jangankan udah jadi suami, masih jadi pacar aja kayanya nyesek sakit hati, pecah remuk hatinya kalau orang yang ia sayangi tetiba sayang sama orang lain. Sayangnya kebagi dua, perhatiannya ke bagi dua, pioritasnya semakin terbagi apalagi gara-gara perempuan lain. Ini baru pacaran nyeseknya loh, apalagi nanti kalo udah jadi suami *Jauh-jauhin Ya Allah dari perempuan-perempuan jahat*

Kita nggak akan tahu apa yang terjadi pada nasib dan takdir kita bahkan lima menit kedepan setelah aku nulis disini. Sekecil apapun bentuk perhatian yang pasangan kamu berikan terhadap perempuan lain walau itu bentuk kepedulian teman, membantu teman, atau walau pun dia teman yang udah kenal sejak lama gak akan menutup kemungkinan tumbuh rasa nyaman masing-masing dari keduanya. Oke, mungkin ini terkesan gue yang jahat sampe apa-apa bentuk perhatian pasangan kalian kepada perempuan selain kalian menjadi hal yang udah jadi nethink duluan. Tapi udah banyak contoh kasus ko, temen nusuk dari belakang. Serem banget ya :(

Nggak, nggak ada salahnya buat waspada, wanti-wanti, atau pun kamu terlau overthinking dengan semua yang kamu pikirkan. Toh naluri perempuan emang selalu berpikiran negatif sama orang yang paling ia sayang. Baik itu kelak nanti sama suaminya apalagi sama anak-anaknya (Dan sekarang aku makin ngerasain apa yang emakku rasain, rasanya negatif thinking sama apa yang bakal dilakukan anak-anaknya atau orang yang ia sayanginya kelak, rasa takut yang berlebih bikin hati nggak akan tenang bakalan dirasain oleh perempuan-perempuan calon emak emak kaya kita sekarang)

Dan kalo kalian diahdepin kaya gini *amit-amitnya* pasti kalian bakal nemu kejanggalan yang pertamanya kalian bakal ngerasa cemburu duluan, yah mungkin ini bisa dikatakan seperti itu, bagian dari salah satu bentuk kasih sayang yang pastinya bakal bikin intensitas "kemesraan" kalian berkurang. Masih mending kalau perempuannya berani, ia langsung dengan secara gamblang bilang "gue gak suka lu perhatian sama perempuan lain, gue gak suka lu deket sama cewek ini", lantas kasian sama perempuan yang bisanya cuma diem-diem bae. Dia gak mau nyakitin semua pihak, karena menurut dia sendiri bentuk perhatian pada perempuan lain adalah wajar selama masih biasa-biasa aja (dan btw kategori dari perhatian biasa-biasanya itu gimana si), tapi tetep aja perempuan kalo ungkapin perasaannya baik itu diomongin gamblang atau sembunyi-sembunyi cukup hatinya yang tau pasti ujung-ujungnya nangis juga.

Yah, semoga kita para perempuan dijauhkan dari para perempuan jahat juga dijauhkan dari definisi perempuan jahat yang dibahas ditulisan ini. Waspada perlu, cemburu wajar, yang penting tidak ada hal-hal yang berlebih yang mereka lakukan. Tetap akur akur dengan semuanya. semoga.

Nethink duluan luka, cemburu juga luka, marah-marah luka. belum lagi nanti nyelesein masalahnya luka lagi, apalagi kalo iya mereka..........*teeet* bukan luka lagi. luka seluka-lukanya

Yah beginilah perempuan. Ia perasa. Peka dengan luka.

Rahmia Khoerunnisa