30 HARI BERCERITA| 11. TIPS BUDGET MURAH UNTUK BRIDAL SHOWER



Bridal shower, adalah budaya kekinian baru yang terjadi dimasyarakat Indonesia saat ini. Sebagai bentuk merayakan kebahagiaan teman dekat yang akan melangsungkan pernikahan.

Usut diusut ternyata sejarah dari bridal shower itu berasal dari legenda di Belanda pada 1890. Dalam legenda tersebut diceritakan bahwa ada seorang wanita asal Amsterdam yang jatuh cinta kepada petugas pabrik. Pria tersebut gemar menolong orang lain meski dirinya sendiri kurang berkecukupan namun memiliki banyak teman dan disenangi oleh orang-orang sekitarnya.


Karena kemurahan hatinya, pria tersebut menawarkan sejumlah harta yang dimiliki kepada sang wanita ketika mereka berdua siap menikah. Namun ketika sang ayah dari calon pengantin wanita mengetahui bahwa pria yang akan dinikahi putrinya tidak memiliki kondisi finansial yang bagus, akhirnya sang ayah membujuk putrinya agar mau menunggu sampai ada pria lain yang lebih mapan yang bersedia menikahinya.

Seolah tidak takut dengan ancaman ayahnya yang mengatakan bahwa ia akan hidup dalam kemiskinan, wanita tersebut tetap menikah dengan petugas pabrik itu. Menjalani kehidupan pernikahan tanpa mahar, pasangan itu bahkan hampir tidak memiliki uang sepeserpun.

Beruntungnya orang-orang di sekeliling mereka tak segan menolong buruh pabrik yang baik hati karena ketulusannya dalam menolong orang lain. Sang pengantin wanita 'dimandikan' hadiah-hadiah berupa perlengkapan rumah tangga oleh teman-teman sang pria. Hadiah-hadiah tersebut diberikan sebagai pengganti mahar pernikahan.

Kini bridal shower menjadi salah satu tradisi di banyak negara seperti Amerika, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Umumnya, bridal shower dilaksanakan dalam kurun waktu dua bulan atau dua minggu menjelang pernikahan dan acara ini diselenggarakan atas inisiatif dari teman-teman para calon mempelai wanita.

(https://wolipop.detik.com/read/2015/11/13/092044/3069905/854/asal-usul-bridal-shower-legenda-asal-belanda-yang-sudah-ada-sejak-1890)

Sebagai apresiasi atas kebahagiaan yang akan terjadi pada sahabat namun terbatasi dengan isi dompet yang tipis kita tetap bisa membahgaiakan teman dengan cara yang lain serta budget yang kecil namun pasti berkesan. Sahabat yang baik akan mengerti bagaimana situasi dan keadaan kita, dengan diingatnya saja dengan datang ke acaranya saja, mendoakan serta memberi support ia sudah merasa bahagia apalagi dengan cara memberikan apresiasi dengan perayaan-perayaan kecil agar hari menjelang pernikahannya lebih berkesan. Tapi kalo temanmu menuntut untuk abcd atas perayaan yang akan kamu berikan, boleh dikatakan ternyata ia cukup menyebalkan menjadi seorang teman karena tidak mengerti bagaimana keadaan yang terjadi pada kalian. Hahaa.

Sekarang, aku akan berikan tips untuk kalian agar bentuk apresiasi kalian tidak keluar budget banyak namun berkesan. Kunci utamanya adalah kita harus KREATIF.

Hal yang harus dilakukan dalam mengatur budget hemat untuk bridal shower versiku adalah:

1. Mengatur waktu; terlihat mudah tapi itu sulit. Menyamakan waktu senggang teman satu geng itu tak mudah, apalagi jika semua temannya merupakan teman-teman yang sibuk dan banyak acara. Namun yang harus diutamakan adalah waktu senggang peran utama dalam acara kalian, teman yang akan melangsungkan pernikahnnya.

2. Mengatur tempat. Jika ingin lebih hemat kita bisa atur tempat dirumah sendiri atau mungkin kosannya temen, tapi hal tersebut juga akan memakan waktu dan merogoh uang untuk dekorasi tempatnya. Tempel sana sini, beli balon beli papan nama dsb. Namun, kita juga bisa memilih tempat diluar seperti cafe aestetik. Jadi kita gak perlu repot-repot dekorasi, cukup bayar makann yang kita pesan. Kenyang iya dekorasi bagus iya. Tapi tetep kembali pada kesepakatan bersama.

2. Membeli barang yang tidak bisa dibuat dengan kreativitas sendiri. Seperti selempang, mahkota, dan balon-balon lucu.

4. KREATIF, untuk membuat dekorasi ramai supaya tidak terlalu polos. Kita harus menggunakan otak kita untuk berfikir kreatif, seperti membawa barang yang ada, membuat dekorasi dengan alat dan bahan yang ada. Print foto, membuat dekorasi dengan cara print yang ada, desain unik untuk kata-katanya.

5. Menggunakan baha-bahan yang ada. Dari pada kita ngeluarin barang yang cuma sekali pakai, mending kita beliin pada barang yang lebih manfaat atau kalo enggak menggunakan barang yang sudah ada. Biasanya barang yang sekali pakai itu hanya dijadikan sebagai penunjang foto saja.

Jadi begitulah tips hemat untuk merayakan hari bahagianya teman dekat, memang terkesan ribet karen kita harus meluangkan waktu untuk melakukan kreativitas dengan keterampilan kita sendiri. Bebas teman-teman mau pilih yang mana, kalau ingin instan tentu menggunakan budget yang lumayan. Tapi kalau mau hemat bisa meminimalisirnya dengan keterampilan sendiri.

Rahmia Khoerunnisa