LALU BURUH SEPERTIMU BISA APA?




Faktanya, kalau kamu bebaskan demokrasimu dan itu mengganggu permainan para penguasa, ia langsung bersikap melayakkan sendiri seperti Tuhan. Menerakakan duniamu, menghancurkan semua harap hidupmu, membayar patah hatimu dengan rasa sakit yang bertubi.

Lalu buruh sepertimu bisa apa?


Sabar Menerima asupan penguasa yang menjadi dalang utama kejamnya dunia? Atau pasrah menerima bobroknya moral nurani si Tuan?

Atau mungkin engkau balas dengan suakan aspirasimu sedang kau tahu pasti akhir hidupmu akan berubah setiap hari menjadi kecaman.

Bandung, 14 Mei 2018

Rahmia Khoerunnisa