KKNM UNPAD 2016 - Desa Ciherang, Pasawahan, Purwakarta

KKNM UNPAD 2016
Desa Ciherang, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta



Saat ini, hari Minggu pagi di kota Bandung aku sedang rindu. Pada sekumpulan orang-orang yang berwajah yang tertera pada foto diatas. Space berhenti, entah dari mana harus aku mulai meluapkan segala rinduku pada kenangan 29 hari ini, entah dari kata yang mana aku harus mengabadikan kisah indah dalam waktu yang singkat ini. *hening*

Dua bulan yang lalu, saat itu hari ini adalah pertama memulai "kehidupan baru" yang tentunya akan berbeda dengan hari-hari biasanya. Bersama 20 orang lainnya aku dan teman-teman baru yang saat ini lebih tepat kusebut sebagai keluarga membuat kenangan dalam masing-masing dalam hidup kami.


Rutinitas-rutinitas yang memang biasa dilakukan waktu itu membuat semua kerinduan itu muncul. Kebersamaan yang kami lakukan bersama-sama membuat sesak akankah semua kenang bisa terulang ?

Bangun pagi dengan Teh Lany adalah orang yang selalu bangun paling pagi, pergi ke pasar nyubuh-nyubuh buat bisa makan enak, makan pagi yang langsung serbu warung bu basreng dan pak ketoprak, sungai ciherang tempat main antengnya Teh Dea, ngantri mandi yang siapa cepat sebut nama dia yang mandi, jadwal masak dan cuci piring yang udah pada diatur, nonton film bareng dengan lebih seru nonton ekspresi Innal ketimbang nonton filmnya, tim horornya andika and the geng, tim korea eonny olan dan oppa eza, main kartu uno dan werewolf yang selama disana aku gak pernah ikutan main, bergitar ria tiap malam bikin berisik tidur tetangga dengan lagunya "Kisah Cintaku- Peterpan" yang di request sama barkah ampir tiap malem, sawah ciherang tempat sejarah bagi innal, bakso pak gembul yang ampir tiap sore kita kunjungi, pasar kaget ciherang yanga da tiap hari selasa kita makan enak dengan harga yang murah, listrik dan air yang setiap haru rabu selalu mata dan kebetulan itu jadwal piket aku dan Teh Dea, ifah *maaf* anak tuna rungu yang selalu semangat bercerita tentang kisahnya dan mengajarkan bahasa isyarat bersama kami terutama aku dan Ais, main-main ke kota bareng-bareng, sungai cidomas yang bakal selalu aku inget dan tragedi lebaynya, lagu sahabat kecil yang entah kenapa kalo aku denger lagu itu aku langsung baper sama kisah kita, sakit mataku yang kemudian menular kesana-kemari *maaf:(, anak-anak ciherang yang selalu habis pulang sekolah langsung ke rumah kita ngajak main lompat tali, acara bonding yang bikin kita jadi lebih deket, rapat-rapat tiap malem yang dilakukan setelah makan dan sebelum main werewolf, senam bersama ibu-ibu, ngaliwet bersama,  dan masih banyak lainya yang sungguh sebenarnya tidak cukup untuk menggambarkan betapa kerenya kisah kita.



















Rahmia Khoerunnisa