Selasa, 16 Agustus 2016

PUISI UNTUK BAPA - WAKTU SUBUH

WAKTU SUBUH
Bersamaan dengan merdunya
Panggilan sayup-sayup suara Tuhan
Berpendar, menggema
Mendekap sama-sama

Parau suara: dunianya yang serak
Lembut wajah nan teduh langitnya
Mengelus perlahan
Gadis yang selalu kecil, dimatanya

Ialah dia yang tak peduli
Sekalipun rumput berubah tajam
Atau telaga sebagai keringat
Demi kami, itulah sesungguhnya cinta

Dan aku yang selalu ada
Tak lepas pada baitan do’a
Lirih menguntai dari terdalamnya ketulusan
Itulah yang abadi, untuku, selalu..

20 Juli 2016

Untuk Bapak yang selalu membangunkanku di waktu Subuh..

ANTOLOGI PUISI - SALJU DAN PELANGI

PUISI I :
PENANTIAN
Lalu adakah lagi desiran
Yang selalu bersama setia
Serta bunga-bunga terbang
Mengisi spasi pada remah roti
Sedang hati selalu dingin
Menanti salju berubah hangat
Dan pendaran pelangi,
Menunggu yang terbahagia..

PUISI II :
GADIS
Matamu, pelangi melengkung indah
Beraura
Binar yang mematikan
Jatuh cintaku sekali melihat
Sekalipun, nanti dulu
Di ujung jelita ada cerita
Dan kau tak berani berkata
Ya, kutub salju mencair begitu cepat..

PUISI III :
ADAKAH PELANGI DI KUTUB SALJU
Adakah pelangi di kutub salju
Sekalipun tak berujung
Entah pada rawa
Atau pada alang-alang
Aku tetap
Pada setia
Pada rindu

Hanya padamu…

PUISI - SEPERTIGA MALAM

SEPERTIGA MALAM
Kala sepertiga malam
Saat semua berada pada sunyi
Nafas menderu, berair mata
Terisak, Meringkuk gelisah

Sewaktu itu
Bumi hanya sebesar kacang polong
Semesta tak ubah selembar daun
Dan ku kalah besar dari setitik debu

Tak ada lain lagi cinta yang Maha Besar, dari-Nya

Yang kusebut inilah damai dalam nyata..

NANTI KITA LUPA - PUISI

NANTI KITA LUPA
Sepintas adalah salah
Bunga mimpi hadir dengan beda
Pun dalam nyata, kau tlah ada
Merumitkan rasa

Sederhana,
Masing-masing cinta pada cintanya
Lelap dalam dekapan senyum yang lain
Terlena pada sesaat..

Tak ada harap
Hanya kenang yang mulai usang
Dan canda di atas kata-kata

Nanti kita lupa, takkan tersisa…

Rabu, 20 Juli 2016

PUISI RINDU - RAHMIA KHOERUNNISA

Yang terkasih,
Resah yang kupersembahkan
Pada sudut kota,
serta jaring laba-laba
yang tergugu menanti temu
yang berkarat bersama dinding tua
Sederhana,
Mendamba rasa yang sama..

Dan waktu adalah bisu, serta kita adalah lanau-lanau yang berharap pada desir angin : mempertemukan.


Garut, 20 Juli 2016
RK

Selasa, 31 Mei 2016

DIALOG SEMESTA

Sedikit yang menyadari dengan tagaran yang selalu saya sertakan jika saya memposting sebuah foto dengan captionya yang bisa dibilang puitis dan hanya bisa di mengerti oleh sebagian orang atau sedihnya hanya bisa dimengerti ole diri sendiri. #Dialogsemesta hastag yang memang beberapa bulan yang lalu selalu menjadi representasi perasaan yang sedang dialami. Dia adalah isi dari apa hati saya yang ia ingin sampaikan, dia adalah bukti kegalauan hidup yang dituangkan pada beberapa kalimat untuk menyembunyikannya. Dan, tidak dipungkiri, bahwa ia adalah kata yang memberikan saya segudang inspirasi untuk menggapai salah satu impian saya, menulis.

Semua berawal dari percakapan antara saya dengan langit-langit kamar kosan. Ruang kosong dan sunyi. Masih tetap langit kosan kamar rata berwarna putih dengan lampu neon bercahaya ditengahnya, tidak ada perputaran ruang atau pun tersedotnya waktu menjadi berhenti. Bosan, membosankan. Lantas, seketika tidak dengan melayang-layang Albert Einstein berkata "i have no special talents. i am only passionately curious" dan lagi ia berkata "ada yang lebih penting dari sekedar ilmu pengetahuan" dan saya tau jawabnya. Saya tidak mau terus melapuk dikasur kosan dengan memandangi cecak yang sedang berburu nyamuk.

Ya, selamat datang.
Selamat berdialog dengan semesta.

Sabtu, 05 Maret 2016

KKNM UNPAD 2016 - Desa Ciherang, Pasawahan, Purwakarta

KKNM UNPAD 2016
Desa Ciherang, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta



Saat ini, hari Minggu pagi di kota Bandung aku sedang rindu. Pada sekumpulan orang-orang yang berwajah yang tertera pada foto diatas. Space berhenti, entah dari mana harus aku mulai meluapkan segala rinduku pada kenangan 29 hari ini, entah dari kata yang mana aku harus mengabadikan kisah indah dalam waktu yang singkat ini. *hening*

Dua bulan yang lalu, saat itu hari ini adalah pertama memulai "kehidupan baru" yang tentunya akan berbeda dengan hari-hari biasanya. Bersama 20 orang lainnya aku dan teman-teman baru yang saat ini lebih tepat kusebut sebagai keluarga membuat kenangan dalam masing-masing dalam hidup kami.

Rutinitas-rutinitas yang memang biasa dilakukan waktu itu membuat semua kerinduan itu muncul. Kebersamaan yang kami lakukan bersama-sama membuat sesak akankah semua kenang bisa terulang ?

Bangun pagi dengan Teh Lany adalah orang yang selalu bangun paling pagi, pergi ke pasar nyubuh-nyubuh buat bisa makan enak, makan pagi yang langsung serbu warung bu basreng dan pak ketoprak, sungai ciherang tempat main antengnya Teh Dea, ngantri mandi yang siapa cepat sebut nama dia yang mandi, jadwal masak dan cuci piring yang udah pada diatur, nonton film bareng dengan lebih seru nonton ekspresi Innal ketimbang nonton filmnya, tim horornya andika and the geng, tim korea eonny olan dan oppa eza, main kartu uno dan werewolf yang selama disana aku gak pernah ikutan main, bergitar ria tiap malam bikin berisik tidur tetangga dengan lagunya "Kisah Cintaku- Peterpan" yang di request sama barkah ampir tiap malem, sawah ciherang tempat sejarah bagi innal, bakso pak gembul yang ampir tiap sore kita kunjungi, pasar kaget ciherang yanga da tiap hari selasa kita makan enak dengan harga yang murah, listrik dan air yang setiap haru rabu selalu mata dan kebetulan itu jadwal piket aku dan Teh Dea, ifah *maaf* anak tuna rungu yang selalu semangat bercerita tentang kisahnya dan mengajarkan bahasa isyarat bersama kami terutama aku dan Ais, main-main ke kota bareng-bareng, sungai cidomas yang bakal selalu aku inget dan tragedi lebaynya, lagu sahabat kecil yang entah kenapa kalo aku denger lagu itu aku langsung baper sama kisah kita, sakit mataku yang kemudian menular kesana-kemari *maaf:(, anak-anak ciherang yang selalu habis pulang sekolah langsung ke rumah kita ngajak main lompat tali, acara bonding yang bikin kita jadi lebih deket, rapat-rapat tiap malem yang dilakukan setelah makan dan sebelum main werewolf, senam bersama ibu-ibu, ngaliwet bersama,  dan masih banyak lainya yang sungguh sebenarnya tidak cukup untuk menggambarkan betapa kerenya kisah kita.