Senin, 19 Mei 2014

Inspirasiku, imajinasiku,ceritaku~

Inspirasiku, imajinasiku,ceritaku.

5cm                       : Donny Dhirgantoro
Perahu Kertas        : Dee
2                           : Donny Dhirgantoro
Dasar weh si Mia mah korban film jeung novel
Saya terima, ya karena memang pada kenyataannya memang seperti itu.  Ke tiga novel itu, sudah membuat imajinasiku menjadi duniaku. Mereka mengubah imajinasiku menjadi lebih luas. Tuhan, sebebas inikah imajinasi ?
Terlalu berlebihan. Ya sepintas memang, tapi ini duniaku. Dunia yang kuciptakan sendiri bersama imajinasi-imajinasiku. Hanya aku yang mengerti dan orang lain hanya terheran-heran. Berlebihan.
          Berawal dari hoby membaca novel, entah hari apa itu yang pasti hari itu aku meminjam sebuah novel dari pamanku.
5cm
Heran. Penasaran.
Membaca.membaca.membaca.
Imajinasiku berkeliaran, membayangkan semua yang kubaca. Semuanya terasa hidup. Semangatku  ? semangat apa ini ? semangat pada mimpi-mimpiku  mengapa sebesar ini? Persahabatan ? tuhan aku sirik pada persahabatan mereka.  Sekalipun ada cinta diantara mereka. Untuk kesekian kali aku SIRIK pada persahabatan mereka. SEMERU. Aku jatuh cinta padamu, imajinasiku terlalu sempit untuk membayangkan betapa indahnya kamu. Aku janji, suatu saat nanti aku akan pergi menemui kamu. Tidur dipangkuan rumput Ranu Kumbolo, Berlari di tanjakan cinta. Aku berjanji, akan membawa bendera merah putih kita kesana. Berkibar di puncak tertinggi pulau jawa. Tuhan, bayangan ini terlalu indah.
5cm
Tak bisa dipungkiri, aku jatuh cinta pada sosok Zafran. Jika memang Zafran itu nyata, aku pasti adalah orang kedua setelah Riani yang mengaguminya. Riani kamu beruntung menjadi jodoh orang gila seperti Zafran. Tapi,Sekarang aku lebih jatuh cinta sama tanah kita ini. Bangsa kita. Awalnya pemikiranku sama seperti ian. Muak dan kecewa dengan Pemerintahan Indonesia. Tapi setelah aku mengikuti cerita kalian, pemikiranku jungkir balik. Aku jatuh cinta pada bangsa kita..
Donny Dhirgantoro
Kamu memang penulis yang hebat. Kamu mampu membuatku jatuh cinta pada sosok seorang Zafran,kamu mampu membawaku pergi ikut berpetualang bersama mereka. Kamu mampu membuatku sirik pada persahabatan mereka dan saya sebal karna kamu sudah membuat aku cemburu pada Arinda. Tapi, yang lebih penting kamu sudah membuat aku jatuh cinta, jatuh cinta pada INDONESIA dan Jatuh Cinta pada impian-impian sendiri .Tapi ingat, kamu harus hati-hati, suatu saat nanti aku akan lebih hebat dari pada kamu. Ingat itu yaaa !
Sekarang saya sedang belajar untuk bisa kuat mendaki gunung. Semoga bisa yaaa.. besok 17 Mei 2014 saya dan teman-teman mau mendaki Gunung Geulis,Sumedang. Doakan saya ya..

Perahu Kertas
Entahlah, harus dimulai dari mana mengapa hidup Kugy dan Kinan menjadi duniaku. Jujur aku baru membaca novel Perahu Kertas setelah aku menonton filmnya. Dan parahnya aku baru nonton film Perahu Kertas itu sekarang-sekarang. Nahlo kemana aja atu Mi.kudet pisan. Filmnya booming taun 2012. Ini, 2014 baru nonton -___-


Cerita novel ini memang rumit, tapi pengolahan kata setiap yang mereka katakan begitu hidup,begitu berwarna,begitu banyak yang sama dengan apa yang aku rasakan, serta mereka yang ada dalam cerita adalah sosok luar biasa dalam urusan hati. Tidak ada paksaan, tidak ada rekaan, semuanya mengalir seperti air. Dari novel ini imajinasiku mampu membayangkan begitu luasnya penculikan terindah yang dilakukan Kinan.
Hotel Sejuta Bintang.
Ahhhhh aku juga ingin diculik.
Terlentang,berselimutkan pasir,mengalun suara merdu ombak,begitu bebas memandang. Taburan bintang muncul tanpa perlawanan awan, dan bulan bersinar megah dalam masa purnamanya. Imajinasiku berkata “Itu sangat indah”
Banyak, Dee mengenalkan aku pada kehidupan mereka,cinta mereka dan impian mereka. Bahwa ternyata, apapun jalannya, jika kita berkomitmen pada impian kita, semua akan terwujud,walaupun kita dituntut untuk menjadi orang lain dahulu.
Berlebihan memang, kegiatan kugy untuk menulis isi hati pada sebuah perahu kertas sekarang menjadi kegiatan saya juga. Ikut-ikutan ya ? yaaaa tidak apa-apa, selama itu tidak merugikan siapapun, saya suka sesuatu yang baru,unik,aneh dan gila. Dan kegiatan itu masih berlanjut sampai sekarang. Ketika saya sudah tidak mampu berbicara, ketika hati sedang bertemu persimpangan,hanya lewat tulisan semua itu bisa tercurahkan. Terimakasih Kugy Karmachameleon..

2
Yeeeee… lagi-lagi karya kedua Donny meluncur juga, tidak sabar menunggu eksis dilayar lebar. Lagi-lagi tentang perjuangan, tentang impian, tentang cinta dan tentang Indonesia.  Masih belum membaca sampai tamat, jadi masih belum bisa bercerita tentang imajinasi saya. Tapi yang pasti ketika sedang membaca 2, sosok Gusni ketika kecil mengingatkan saya pada seorang Adik. Dan ketika gusni sedang makan onde-onde saya jadi ingat mamah. Kenapa ? karena itu makanan kesukaan mamah.  Maling-maling baca akhirceritanya, ternyata kehidupan saya berimajinasi itu bukan ilusi, imajinasiitu ternyata hidup, imajinasiitu adalah dunia dan kehidupan kita . dan saya semakin bebas untuk berimajinasi. Karena buku ini..


Ini bulutangkis dan ini Indonesia.
Saya yang tidak suka olahraga, apa jika saya sudah membaca novel ini, saya jadi suka bulutangkis ?
Entahlah,kita baca sampai tamat. Seberapa kuatkah novel ini bisa menghipnotis saya seperti novel yang lainnya ?
Kita lihat saja nanti.
Berlebihan..
Ini hidup saya, dunia saya, diri saya..
Jatinangor,free inspiration Area
Jum’at 16 Mei 2014
Rahmia Khoerunnisa


Quotes 2014

 Quotes 2014

Sebenarnya ini hanya curat-coret ngabisin tinta sama menuhin lembaran kertas yang kosong. Entah kenapa curat-coret ini jadi hobi baru dari SMA. Berawal dari setiap malam laporan sama buku diary. Taunya berujung kumpulan olahan kata perwakilan isi hati.

Oke,SELAMAT ada yang ngena di hati deh !

Orang-orang berlomba memilihku untuk membahagiakanku, namun orang yang kupilih malah santaimya selalu mengecewakanku.

Aku berlari mengejar cahaya itu, ketika cahaya itu sudah ku dapat. Ia malah membakar tanganku.

Aku sudah mempersiapkannya, siapapun kamu. Genggam tanganku, ayo kita melukis pelangi bersama :)

Sebagian duniaku punya kamu sekarang, sekarang aku mau berbagi duniaku bersama kamu. Lebih berani untuk bermimpi dan berkhayal lebih gila lagi. Hati saya Cuma mau kamu, dan hati saya sudah dipilih oleh hatimu :)

Aku tak tau kemana ombak ini akan membawa hatiku dan hatinya, hanya laut biru saja yang tau.

Akan tiba waktunya, dia yang terlahir kedunia, dia yang kita kenal akan menjadi sesorang yang rela berbagi dunianya untuk kita dan bahagia bersama.

Tolong, hentikan khayalan gilaku. Bantu aku mewujudkannya dan bawa aku ke mimpi yang indah. Aku menunggumu..

Biarlah suara merdu ombak dilautan mengiringku untuk tetap setia menunggumu.

Menunggumu, terasa lelah memang. Tetapi entah mengapa cinta ini tidak ada ujungnya.

Aku tersesat, aku hilang dikeramaian, dan kamu menemukanku duduk bersama ombak.

Menyusuri pantai, hanyalah ombak,angin, dan birunya laut  yang menemaniku. Lalu kudayung, dan kumemulai penantianku..

Dalam penantianku aku melihat langit begitu kosong, ternyata aku salah. Kamu ada disana, sayangnya kamu belum melihatku.

Angin,rumput,hijau,luas. Bebas.

Bintang,purnama. Damai.

Hujan,pelangi. Harum.

Ombak,samudra,biru. Merdu.

Tanpa bersama “kamu” semua hanya ilusi~


Segala sesatu diciptakan dua kali. Dalam dunia imajinasi dan dalam dunia nyata. Jika memang dalam dunia nyata masih belum tercipta. Mengapa tidak dicoba dalam dunia imajinasi ?bawa alam sadarmu untuk bermimpi. Berimajinasi. (@Donny5cm)

Saya tidak mau jadi bayangan seseorang. Lebih baik saya ikut tenggelam dalam gelap.

Jujur, aku iri pada mereka. Jujur aku pun tak akan pernah lelah mengagumi mereka. Mengagumi imajinasi mereka. Dan lagi-lagi saya harus jujur jika saya ingin segera berbagi imajinasi saya pada lembaran kertas seperti mereka. Berbagi,dibaca,urusan dikenang atau tidak terserah mereka~

Kamu tau apa yang mereka bicarakan tentangmu dibelakangmu ? katanyaaaa “Hidup kamu keren” dan tanpa mereka sadari mereka ingin memiliki hidup sekeren hidupmu. Bersyukurlah !

Apa yang aku lakukan,dan apa pilihanku. Ini hidupku. Masalah kamu suka atau tidak. Itu urusan kamu.

Yang mandang buruk banyak, yang peduli lebih banyak. Orang yang benar-benar paham dan deket gak akan pernah salah dalam menilai. (@aariya)


Mamah :

Tong sieun, urang mah boga iman, urang mah boga islam.  (jangan takut, kita punya iman,kita punya islam)


Tidak sabar menunggu satu atau dua harilagi, biar saya tau betapa indahnya masalah sekarang yang Engkau berikan,Tuhan.

Semakin lama aku disini. Semakin aku bertemu dengan tatapan itu. Semakin  sakit aku berdiri. Semakin lemah aku melangkah. HAGKH. ITU BUKAN KAMU MIA !!!

130514

Sejarah Perkembangan Filologi


Hari ini pikiranku menari-nari

Imajinasiku berpencar berburu kebebasan

Kupejamkan mata

Hitam. Hitam. Hitam.

Hening.

Lega. Haru. Kebebasan.

Angin menggoda kerlinganku. Memeluk tubuhku.

Segar. Bebas.

Mataku terbuka perlahan. Ya aku melihatnya.

Angin,rumput,cahaya purnama,jutaan bintang menyapa.

Tinggi,luas,indah dan bebas.

Aku bernafas.

Menikmati merdunya suara alam ini.

Hening.


Xxxxx


Perlahan kembali membuka mata.

AGKH !!!

Ternyata tetap ditempat yang sama

Barisan depan bangku kuliah,tepat sebelah dosen berbicara.


Ya.. lagi lagi dan lagi.

Berimajinasi.


Terkadang saya bingung ketika sedang bersama kamu ? kamu bukan menjadi diri kamu sendiri. kenapa ? mau sampai kapan ?

Biarlah pena ini menari untuk namanya~

Bukankah ini inginmu ? berada pada episode terakhir dalam sebuah cerita ?

Saya ingin kita satu langkah lebih dekat. Cukup. Saya tidak minta apa-apa lagi.

Desa kita itu sejuk.KATANYA.

Sejuk karena angin keserakahan.

Desa kita itu indah.KATANYA.

Karena banya tikus-tikus berkeliaran.

Desa kita itu rindang,penuh dengan pepohonan.KATANYA.

Namun lebih penuh sandiwara dan kebohongan.

(Kekecewaan KAMI di Desa Sindangsari Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut)

Neptunus akan membawanya,menuntunnya untuk menepi padamu~

Saya yakin dia akan mendengarkanku. Lewat hembusan angin yang ia hirup. Ia akan tau bahwa saya sedang mengingatnya dan merindukannya

Kita menjadi bisu dalam cerita ini. Tanpa kata,rima dan suara~

Kita habiskan waktu dengan langkah yang sama,menggenggam sela-sela jari tanganmu,mencuri tatapan matamu, tersenyum padamu. Membuat warna disetiap hariku. Dan aku bahagia. Sederhana itu kan ?

Aku takut berbicara tentang hati, maka kutuliskan saja lalu kusimpan. Dan mungkin aku kirimkan ke……….entah kemana (perahukertas)

Aku takut berbicara tentang hati, maka kutuliskan saja lalu kusimpan. Dan mungkin sebagian aku kirimkan ke…. Blog. Hehee

Dear neptunus.

Masih belum bisa menemukan orang yang bisa kujadikan agen rahasia kita nus. #2maret14


Sama. Saya juga ingin menyapa sorot mata kamu ko.


Awal maret, mengapa angin laut begitu berbeda ? anginnya begitu menyengat. Menyesakan hati.


Detakan jarum jam mengalun tajam,menertawakanku disisi ruang pojok ini. Terombang-ambing diluasnya samudra. Tenggelam dalam lamunan cerita kemarin.


Sudahlah, jangan terlalu banyak mengeluarkan air mata dikota impianmu,Mia !


Disini memang susah ya untuk berbicara A 360 harkat saja !! huh.


Imajinasi dan inspirasi, mereka itu selalu bergandengan.


Semua yang dilakukan dengan tulus tidak mepunyai alasan.


Melupakan sorot mata dan arti dari pandangannya.


Aku tak sendiri. Aku sekarang mempunyai seorang nahkoda nus. Mengarungi laut birumu. Melawan angin dan badaimu. Untuk bertemu dengannya~


Saya yakin Tuhan sudah siapkan rencana indah sebelum kita bisa bertatap dan bergenggaman.


Berusalah untuk menjadi orang yang bermanfaat untuk semua orang.


Cukup aku yang menjadi bidadarimu, entah itu disini. Atau pun di surga nanti.


Bermimpi adalah kesukaanu,dan menjadi pengejar mimpi adalah pekerjaan wajibku.


Setiap huruf itu akan menertawakanmu jika seandainya kamu tidak berusaha mewujudkan apa yang kamu tulis.


Menjadi pengagum rahasia ? ah.. suatu saat nanti kamu akan menyesal karena sudah membuang waktumu hanya untuk memperhatikannya.


Walaupun ia tak menyadariku. Tapi aku menyadarinya bahwa aku tak pantas untuknya.


Keur jauh the beuki jauh. Diunag kalah ngajauhan. Dijauhan kalah bakal lewih jauh.


Jatuh cinta itu merupakan hak azasi manusia. (Guru Sejarah SMA)


Rasanya sendiri itu,seperti tersesat di planet mars dan dicerca jutaan pasangan sedunia.


Jangan buat aku lebih gila karena kata-kata kamu yang belum benar adanya.


Kayanya emang harus sedih dulu kali yah, biar nyawa puitisnya keluar.


Orang aneh ya ? semakin susah didapatkan,semakin besar punya rasa.


Kita ungkapkan dengan pandangan.


Lebih baik so bijak dari pada ngeluh !


Tuhan tidak akan pernah membiarkan kita hambanya yang terus melangkah bersahabat dengan keringat terus menetes dengan sia-sia.


Terus mempuk semangat ya, buat dia semakin menggunung dan jangan sampai ia berhenti.


Meskipun urang pisah engke, terus abi gaduh seueur rerencangan. Tapi, moal aya nu jiga rahmia. Rerencangan anu tiasa membuat abi senyum jeung nangis. (Primanita Rahmatia Maudina)


Tanganku harus bisa menggenggam dunia karena aku adalah satu-satunya harapan. Akan aku berikan dunia ini untuk mereka walaupun itu hanya satu titik balasan atas satu milyar kebaikan yang telah mereka lakukan. Akan aku ganti perjuangan dan keringat mereka dengan tiga kata “Kebahagiaan dan Kesuksesan”


Atas Ridho-Mu aku NIATKAN dan YAKINKAN semua itu pasti terjadi.


Tidak ada yang bisa membantu kecuali diri sendiri dan Allah SWT.


Kesendirian itu terkadang membuat si penakut menjadi berani, dan yang berani menjadi lebih berani.


Semakin susah mendapatkan,semakin susah dikeluarkan. Semakin murah semakin mudah,semakin tidak punya nilai. Semakin susah didapatkan,semakin semangat untuk mendapatkan.


Pertama, niat yakin.

Kedua,Ridho Allah dan Orang Tua

Ketiga, Semangat,jangan menyerah.Lakukanlah !


Semuanya terasa nyata. Cinta yang semu. Janji yang palsu.


Kamu membuat saya belajar apa arti dari menunggu,kamu juga cukup membuat saya tau bahwa sebuah cinta itu memang tak selamanya termiliki.


Kamu itu seperti angin. Dekati nafas kehidupanku,tapi tak bisa aku sentuh.


Aku harus bernyanyi apa ? lagu itu hilang.


Menjaga postur anak yaitu dengan masak tidak enak. -__- (*macam apa ini) (Rahmia,Ratna,Primanita)


Kedua rasa itu menghilang, tapi sakitnya masih ada. Bingung.


Tanpa kamu sadari kamu goreskan tinta hitam pada sehelai kertas putih. Tidak bisa kembali putihkan ?


Mau nyakitin ko, perlahan-lahan. Jangan sungkan-sungkan. Sakitilah :’)


Waktu jahat ya ? ia tidak berpihak untuk kita.


Kamu tau ? selangkah jauh dari kamu sama dengan seribu langkah kamu jauh dari saya.


Satu kabar darimu. Seribu bahagiaku. Satu kabar dariku,kau tak pedulikan aku.


Lagi butuh kunci buat buka gembok hati.


Kamu tak sadar. Lukaku karnamu adalah kebahagiaanmu.


Bahkan saya pun tidak berhak untuk menanggung rasa sakit sendiri. Meskipun perasaan itu milik diri sendiri.


Sugestiku adalah namanya, sugestiku adalah mengaguminya, sugestiku bukan melupakannya.


Impian itu bukan dipikirkan. Tuliskan,ciptakan.


Semakin banyak aku melihat impian itu nyata, semakin besar motivasiku untuk bermimpi. Semakin besar semangat dan usahaku untuk mewujudkannya.


Mari kita buang perasaan ini, biar ia terhembus angin, terbawa ombak dan hilang bersama nyanyian cinta sendu berbalut air mata.


Kayanya saya tarik deh kata-kata saya yang nyesel saya tinggal di Indonesia. Dari lahir saya nginjak tanahnya, minum airnya, bermimpi ditempatnya sampai saya bertemu dengan kalian semua. Masa saya gak ada terimakasihnya sama sekali. (setelah baca Novel 5cm)


 Terimakasih, terimakasih kau berikan aku kedua orang tu, dan sahabat-sahabat seperti mereka.


Melihat mamah tersenyum, semuanya terasa damai.


Niat baik mengapa selalu disalah artikan ? apakah memang dunia ini sudah benar-benar jungkir balik ?


Karena saya yakin mereka yang baik tidak akan melihat seseorang dari satu sisi saja.


Saya yakin ini adalah secuil dari segudang caramu untuk membuatku menjadi pribadi yang dewasa.


Jauhkan aku dari rasa benci pada orang-orang yang menjatuhkanku.


Lagi-lagi saya berterimakasih padamu Tuhan, Engkau telah berikan aku sosok seperti mereka. Mereka yang membuatku bertahan untuk tetap berjalan disini.


Karena kesabaran itu hanya kita yang ciptakan. Sulit iya sulit. Wanita bisa apa ? menangis. Untuk saat ini,itu cukup.


Syukuri, atas semua beban ini.


Lelah bertemu wajah manis palsu dunia.


Kita dengan masing-masing masalah kita. Disini !


Saya tidak tau, apa mereka benci, sirik atau mungkin mereka adalah fans saya. Ya saya tidak tau :)


Karena kita butuh waktu untuk merubah dan merasakannya.


Ketika mulut terdiam, mata yang akan bicara mencoba untuk menyapa. Dan hati yang akan menuntun kembali.


Aku diam. Kamu diam. Namun mata kita mencoba untuk saling menyapa.


Kalian tau apa yang tidak bisa dibohongi ? seorang ibu, sepasang mata dan sebuah perasaan.


Kata siapa semua perang itu merugikan. Diserang inspirasi nggak gitu.


Kalian tau siapa yang membuat saya bertahan disini ? sahabat. Ya itulah mereka.


Banyak orang menyimpulkan tentang saya dan mereka. Tidak apa, selama saya dan mereka tidak mengganggu hidup “mereka”.


Kalian adalah alasan saya bisa melangkah, bertahan dan berbahagia. Terimakasih untuk waktu, cerita, kenangan, tawa dan keringat kalian.


Jika memang cita-cita itu gampang diwujudkan saya ingin menjadi astronot. Pulang pergi ke bulan,mencari ketenangan.


Benarkan, langit kota paris itu tidak hanya seperti lembaran kosong. Bintang itu disana, tetap disana dan akan slalu disana.


Kita punya cerita pada setiap nafas yang kita hembuskan.


Untuk apa saya hidup,kalau saya tidak percaya dengan impian-impian saya.


Lebih berfikir lagi sebelum bertindak. Berhati-hati.


Saya yakin semua ini ada hikmahnya.


Saya disini berjuang demi impian saya.


Tidak ada satu otang pun yang berhak renggut kebahagiaan saya. Kebahagiaan itu kamu sendiri yang ciptakan.


Dari dulu saya meminta waktu. Tapi kenapa jawabannya selalu sama.


Ibaratnya seperti bintang Sirius. Bersinar. Redup.redup.hilang.


Tetap berjalan ya, walau jutaan persimpangan kamu temui.


Gy, kini saya merasakan apa yang kamu rasakan. Semua dilakukan agar kamu tetap menjadi diri sendiri.


Karena dengan mengikuti kata hati,itu adalah petunjuk terbaik untuk kamu sendiri.


ini dunia. luas,bebas. jangan hentikan langkah saya.


kamu tersenyum untuknya dan aku tersenyum karenamu.




Rahmia Khoerunnisa

@Amiyarahmi12



Kamis, 19 Desember 2013

Menulis,menulis~



Menulislah maka semua menjadi nyata ?
Apa yang nyata ?
Yaaa yang ada dipikiranmu sekarang.
Impian-impianmu ?
Itu TEPAT sekali.
Percayakanlah semua pada Tuhan.
Asal kamu berdo’a dan berusaha.
Dan memintalah restu pada orang tua.
Semua impianmu di depan mata.

Jatinangor, 13 Desember 2013 

Selasa, 10 Desember 2013

Carpon "Sarjana Humaniora"



Sarjana Humaniora
Rahmia Khoerunnisa

Teu karasa geus tilu taun kuring ngumbara dikota Bandung, Nyuprih ēlmu di Paguronan Luhur. Sakeudeung deui kuring lulus kuliah. Engkē mah bakal aya nu nambahan tina ngaran kuring teh,jadi manjangan najan saeutik ge,ngajeblag gelar sarjana.
Wanci sariak layung, hujan girimis ngaririncik ti lohor tadi. Hawa karasa tiris mani nyecep. Lamun dilembur mah meumeujeuhna siduru dihareupeun hawu bari ngabubuy sampeu, ngobrol kaditu-kadieu jeung ēma.
Kuring ngan diuk,pikir jeung rasa ngulayaban ka jauhna,kana kahirupan nu kungsi kalakonan anu rupa-rupa pulasna,sakapeung ngabeuleugbeug hideung,sakapeung warna-warni jiga ēndahna katumbiri. Melong kosong,cai hujan tina jandela kamar kosan. Leptop anu aya dihareupeun kur ngabetem wae,nenjo kuring ngalamun.
Tilu taun katukang~
Eta poe tēh,poē anu kacida pangatohna keur kuring,alabatan meunang emas sagunung. Impian kuring anu hayang neruskeun sakola kapaguronan luhur geuningan kacumponan. Asa kagunturan madu kaurugan menyan putih,kitu oge nu jadi kolot,aranjeuna ngilu bungah ningali budak hiji-hijina bisa terus neruskeun sakola.
Sagala persiapan keur bawaeun ka Bandung disariapkeun,kuring ngaberesan baju jeung ema nyieun timbel bari terus mapatahan kuring,ngingetan kudu itu kudu ieu,ulah itu ulah ieu bari omat-omatan. Kuring ngan unggut-unggutan baē bari terus nilepanan baju keur bawaeun.
Geus lima bulan kuring jadi Mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya. Geus ngarasaan pait peuheurna ngumbara dikota,pajauh jeung indung pajauh jeung bapak. Duit dina loket ngan aya sapuluh lemar gamar patimura jeung dua lemar nu gamarna lalaki di kopeah sorban jeung janggotan. Sedengkeun saminggu deui ujian akhir semester bakal remen miceunan duit jang nyieun tugas-tugas kuliah anu lain ngbutuhkeun duit saeutik. Kuring teu wani mēnta ka kolot. Sidik kolot dilembur geus teu bogaeun deui  jualeun. Dalah keur mimiti asup kuliah ogē,menang bati nagjualan pakaya nu aya dilembur.
Sapoē saeuncan Ujian Ahir Semester kuring menang SMS ti nu aya dilembur, cenah Bapak kuring bakal nepungan kuring sakalian rēk mikeun duit. Kabeneran keur euweuh jadwal kuliah, kuring bēbēres kosan jeung ngahaja masak keur Bapak. Bisi lapareun sanggeus perjalanan jauh. Neupi ka peuting kuring nunungguan Bapak datang,tapi teu jol waē. Nepi wanci ngagayuh ka tengah peuting, can aya waē nu keketrok kana panto kosan. Kaayaan peuting sepi jempling kuring diuk nungguan Bapak,bari nundutan. Kuring langsung ngarenyag ngadēngē hape disada. Tunduh bari jeung lulungu keneh,kuring mawa hape,gusak-gisik panon singhoreng nu nelepon ti lembur.
“Assalamualaikum Neng” Sora mamang nu sok diinjeuman hapena ku ema jeung bapak.
“Waalaikumsalam Mang. Aya naon nelpon tengah weungi kieu ?” tanya kuring bingung bari jeung hayang nanyakeun Bapak nu teu tepi-tepi waē.
Kuring kur bisa olohok hatē jeung pikiran tinggalēcok teu percaya sanggeus ngadēngē berita ti mamang ngeunaan kabar Bapak.
 “Nyi ayeuna nyai tong uih heug ēnjing nyai Ujian. Sok wēh ēma didieu teu kunanaon, do’akeun Bapak sing ditarima Iman jeung Islamna. Nyai sing soson-soson diajarna” sora ema anu jēntrē nahan ngarah teu ceurik dihareupeun anakna.
Kuring keukeuh hayang balik nepungan Bapak anu geus dibajuan ku layon. Tapi kuring di carēk ku ēma,sabab kudu ngilu Ujian Ahir Semester anu ulah diliwat.Sarēngsē Ujian Ahir Semester bērēs kuring langsung rurusuhan mulang kalembur. Kuring ceurik hareupeun kuburan bapak,menta hampura kaanjeuna,jeung kur bisa mērē do’a kaanjeuna.
Tiharita kuring mineung ngalamun,rieut nyanghareupan kahirupan di pangumbaraan. Teu walakaya kudu kumaha nu kudu dilakukeun ayeuna. Lulus kuliah masih lila, ēma dilembur geus kolot, katambah-tambah bayareun jang kuliah nyingsieunan kuring. Rupa-rupa pagawēan kukuring dilakonan. Timimiti jadi tukang sapu di kampus nepika jadi tukang beberesih panggilan ti imah ka imah,tulas-tulis nu dikirimkeun ka Koran-koran atawa majalah. Sanajan ngabagi waktu kuliah jeung pagawēan hēsē tapi ku kuring di cumponan  sangkan kuring bisa mayar keur kuliah, sangkan kuring bisa lulus jeung nyugemakeun ema anu aya dilembur jeung Bapak anu aya di surga. Dihinaan,dicarekan,neupika teu dibayar gajih oge pernah,sagala peurihna hirup kalakonan kukuring harita. Waktu nyērēlēk nganteurkeun kuring kana waktu sibuk-sibukna nyusun skripsi. Sarēngsē sagalana barērēs minggu hareup kuring di sidang.
Wanci sariak layung robah jadi wanci harieum beungeut . Adzan magrib ngahaleuang. Gimiricik cai hujan geus bosenen ragrag ka taneuh bumi. Kuring geura-geura ka cai,wudhu terus sholat magrib.
Ahirna waktu nu diwanti-wanti datang,kuring jeung nuliana marake jubah warna hideung koneng,make kopēah rubak,bari mamawa toga. Kabēh nu haladir didinya euweuh anu teu bungah. Kaasup ogē kuring,kuring bungah kacida ema datang nyaksian kuring diwisuda, perjuangan kuring teu sia-sia, kesang jeung kapeurih hirup kuring kabayar ku poē ēta.
Amira Farhatunnisa S. Hum
Gelar sarjana anu kudu dipertanggung jawabkeun dina kahirupan sapopoē kuring,lain gelar anu saukur napel dina ngaran asli kuring.