Kamis, 09 April 2015

Coretan, 10 April 2015


Yang maha dengan takdirmu
Dua titik menemukan peraduan
Sukma dalam dirimu memilih
Bagian satu ribu lebih insan
Layak debu dalam kosmos semesta

Mungkinkah,
Kasih sayang yang menjelma,
Itu engkau ?


Kamis, 10 April 2015

Coretan, 08 April 2015


Dimensi yang tak bersua
Dirimu tunggal dalam sunyi
Rindumu disabit sendiri
Putus asa dan mencinta
Padaku, kau cecapkan..


Rabu,08 April 2015

Traveling to Yogyakarta

Traveling to Yogyakarta

Kali ini saya ingin bercerita tentang pengalaman saya sekitar beberapa hari yang lalu (1 – 4 April 2015) dimana saya mendadak bertraveling ke salah satu tempat yang kaya akan seni, budaya, dan sejarahnya di Indonesia, tentunya kalian semua tau tempat ini. Ya, Yogyakarta, Provinsi yang terketak di Jawa Tengah ini memang sudah terkenal kemana-mana bahkan dunia internasional sekali pun.
Awal keberangkatan kita memakai Kereta Api Bisnis Lodaya Pagi, pukul 05.30 kita sudah stay di stasiun kereta api Bandung, dikarenakan kita tidak mau terlambat kereta. Menunggu keberangkatan yang tinggal beberapa menit lagi saya pun memandang area sekitar, bersih dan sedikit bising. Jauh dari dugaan saya, oke oke sebelumnya saya beritahukan bahwa ini adalah perdana saya naik kereta api (yaampun mi-_-)
Kereta api pun perlahan berjalan meninggalkan kota bandung menuju stasiun demi stasiun, banyak hal yang benar-benar enak dipandang dan tentunya saya seperti mengalami de’javu ketika melihat pemandangan-pemandangan lintasan kereta api ini. Semuanya lebih dari indah.
Sesampai di Yogyakarta, panas pun menyambut, lengket-lengket dikulit mulai terasa, menunggu teman-teman yang datang menjemput saya jalan-jalan melewati Jl. Malioboro dan berhenti di Tugu Yogyakarta. Mata saya memang belanja memperhatikan masyarakat, budaya, serta semua yang ada pada jalanan itu. Sempat pula mengobrol dengan salah satu tukang ojeg di Yogyakarta sana, dia menceritakan bagaimana kebiasaan para tukang andong dan para pedagang yang berjualan disana.
Deby dan Desy pun datang, ya mereka adalah teman kami yang siap menampung kami beberapa hari ini. Menghemat biaya juga jika kita memiliki teman di tempat berlibur, kita tidak perlu membuang uang demi harga penginapan dan lain-lainnya.kami mengobrol san-sini, bercerita dan melampiaskan rasa rindu karena sudah lama tidak bertemu.
****
Enam orang dengan saya, geng yang doyan traveling pun memulai petualangan kami, sedikit apes memang karena hari itu cuaca sedang musim hujan jadi kami tidak terlalu banyak kemana-mana. Kami hanya pergi ke Malioboro (sampai 4 kali pergi ke sana), Candi Prambanan, dan Tempat Wisata Kali Biru. Malioboro, Candi Prambanan tentu setiap turis yang berkunjung ke Yogyakarta tidak akan melewatkan ke tempat tersebut, beda halnya dengan Kali Biru.
Kali Biru memang tempat wisata baru, tapi letaknya jauh dari pusat kota. Kali Biru terletak di Klaten, memakan waktu kurang lebih dua jam dengan sepeda motor untuk sampai kesana. Jalannya terjal tapi bagus, tempatnya hampir mirip dengan Bukit Bintang, Bandung. Namun, di Kali Biru ini terdapat out bond dan terdapat papan diatas pohon dimana itu adalah spot yang super keren untuk berfoto karena pemandangan kali Biru itu benar-benar indah, dia didukung oleh sebuah danau besar yang saya juga tidak tau apa namanya. Udara disana dingin dan sejuk, jauh dari udara di pusat kota sana.
Traveling itu bukan hanya terletak kita harus kemana dan berfoto dimana, namun perjalanan, isi dari tempat wisata seperti seni, budaya, dan sejarahnya pun tentunya harus kita dapat. Bertemu dengan teman lama dan mendapatkan teman baru itu juga salah satu kebahagian dari apa yang namanya traveling. Terimaksih untuk kalian, Desy, Aris, Wulan, Debi, dan Cindi.
Jatianangor, 06 April 2015










Saya dan catatan kecil saya yang kehujanan :
01 April 2015
06.30 WIB, Bismillah saat ini kita akan berangkat ke Yogyakarta. Selamat berbahagia dan menemukan keajaiban disana, selamat melongo melihat setiap indi demi inci keunikan yang tersimpan disana. Tuhan yang maha indah yang telah menciptakan Nusantara yang lebih dari indah.
Fajar di penjuru kota Paris, rel kereta yang berbatu, dan seorang bapak tua yang sudah mengayuh becaknya tadi pagi. Mereka potret alam yang indah, mendamaikan..
Bismillahi Tawakaltu Allalah, Lahulla wala kuwwata Illa billah.. Aamiin

****


11. 40 WIB, sampai distasiun Cipari. Dari sepanjang perjalanan ini taka da yang lebih indah dari pemandangan sawah-sawah dari hijau sampai kuning, sampai padi rata dengan tanah karena musim panen, dan angsa-angsa yang ebrenang-renang di rawa-rawa, seorang kakek tua sedang mencari rumput, ibu-ibu duduk di jalanan sawah dengan kain yang emnutupi kepala makan siang sambil mengobrol, orang-orang disawah yang sedang menjalankan fitrahnya sebagai petani, anak-anak kecil yang rela kaki mungilnya telanjang di makan lumpur sawah melambaikan tangan dan menunjukan gigi ompongnya, orang-orangan sawah yang jarangs ekali terlihat di masa ini. Keren. 

Sajak 13 Maret 2015

Jaring laba-laba tak berpenghuni
Pasrah tergoyang angin
Debu di pojok siku-siku jendela
Menggunung tak mengganggu
Kemana ?


Dinding putih ternoda
Abstrak tergores
Coklat jejak sepatu
Kenapa ? suara hatimu ?


Engkau diam diantaranya
Matamu menatap lurus
Entah nyata memandang luar
Atau kosong menatapnya
Rindu…
                                                                                       

Jumat, 13 Maret 2015
#Pagi menjelang siang yang sedang menunggu dosen, aula B, FIB.

Sajak Februari 2015

Adalah damai yang kurasa
Hangat yang menjemput ketika kita bertatap
Keindahan adalah denganmu
Ciptakan senja yang tak terhapus
Berjanjilah, dunia ini untuk kita
Dan aku yakin
Semesta akan mengaminkannya..

Kita melawan gelap
Telanjang dalam kata
Tanpa malu kau bagi cerita, kita sama
Si gelap yang haram menjadi cahaya
Terjebak dalam neraka yang mengatas namakan cinta

14 Februari 2015




                                                    

Sajak, Ngoepdoel 26 Februari 2015

#NGOPDOEL


Langit hitam ternoda biru
Menara masjid mengangkasa
Bulan sebelah dengan sinarnya
Remang-remang sorot lampu
Diantaranya kita berdua..


Ngopdoel, Kursi atas pojok kanan

Kamis, 26 Februari 2015

Puisi Rombongan Sassun13

PUISI ROMBONGAN SASSUN13 UNPAD + TEDDI MUHTADIN

Fajar datang
Réklameu palid
Haté nganterkeun

Angin satia
Méga panineungan
Diimpleng, sono



Salasa, 03 Maret 2015